
MADIUN- Kreatifitas siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) sepertinya tidak ada habisnya. Setelah berhasil membuat mobil, kini siswa SMK membuat bahan bakar bensin premium yang berasal dari sampah.
Pelajar yang membuat bahan bakar premiun dari plastik adalah siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Kota Madiun, Jawa Timur. Para pembimbing mengklaim hasilnya sudah berhasil diujikan meski baru pada mesin penyedot pompa air.
Untuk membuat premium, para siswa mengumpulkan sampah plastik di sekitar sekolah. Sampah kemudian dibakar pada sebuah tabung dengan suhu tinggi.
Uap yang timbul dari pemanasan dalam tabung lalu disuling ke dalam dua tabung bertingkat yang telah dirangkai sedemikian rupa. Dalam waktu tak kurang dari 20 menit, tetesan uap dari proses penyulingan dan penyubliman tersebut akan turun dengan sendirinya.
Tetesan uap dari penyubliman di tabung ke dua atau tabung teratas itulah yang nantinya akan diolah lagi menjadi premium. Caranya, melalui proses pemisahan dengan larutan air detergen.
Tujuanya untuk memisahkan bensin premium murni dengan kotoran sisa pembakaran. Premium yang memiliki berat jenis lebih ringan cepat naik ke permukaan, dan kotoran mengendap bersama larutan air detergen.
Endapan kotoran bercampur air itu lalu dibuang hingga menyisakan bensin premium saja. Cara itu diulang hingga tiga kali untuk menghasilkan bensin premium yang setara atau mendekatai kualitas produksi PT Pertamina.
Setelah itu, bensin premium hasil olahan para siswa ditambahkan zat aditif sesuai ukuran seperti premium yang biasa dibeli masyarakat di SPBU.
Tri Handoko, guru pengajar siswa, mengatakan untuk mendapatkan satu liter premium dibutuhkan setidaknya satu kilogram sampah plastik bersih.
Tentu bisa dibayangkan, jika pemerintah bisa memanfaatkan sampah plastik yang dikenal sangat sulit diurai dan membahayakan lingkungan, dapat diolah menjadi bensin premium yang sangat bermanfaat bagi masyarakat.
Jika dikembangkan, bensin dari plastik tersebut diharapkan bisa menjadi rujukan pemerintah agar tidak menaikan harga jenis premium.
Kita sebagai bangsa indonesia patut bangga dengan hasil karya dan kerja keras mereka !! semoga kedepannya makin banyak hasil karya mereka yang membuat kita semakin bangga
sumber: http://berita.plasa.msn.com/nasional/okezone/article.aspx?cp-documentid=5784367
0 komentar:
Posting Komentar