Tentara Korut Akan Serang Korsel

 
SEOUL, KOMPAS.com — Pasukan militer Korea Utara (Korut), Senin (23/4/2012), mengumumkan rencana pelaksanaan "Operasi Khusus" terhadap presiden konservatif Korea Selatan karena diduga telah menghina mantan pemimpin Pyongyang.
  
"Kami mengumumkan bahwa tindakan khusus tentara revolusioner kami, yang dimaksudkan untuk menghancurkan tantangan nekat oleh angkatan bersenjata, musuh akan segera dimulai," demikian pernyataan dari media resmi setempat tanpa merinci lebih lanjut pelaksanaan aksi itu.

"Target operasi khusus itu adalah musuh utama, Lee Myung-bak, dan para pengikutnya, termasuk media konservatif," tambah pernyataan itu.

Pernyataan tersebut menyatakan bahwa unit tindakan operasi khusus itu atas perintah militer.

Korut telah berbulan-bulan mengkritik Presiden Lee dengan ungkapan ekstrem dan mengancam lewat "perang suci". Hingga saat ini belum ada laporan insiden mengenai ketegangan itu.

Puluhan ribu pendemo berunjuk rasa di Pyongyang pekan lalu, sambil menyerukan kebencian terhadap Presiden Lee Myung-bak, dan menuntut kematiannya sebagai balasan atas dugaan penghinaan selama perayaan ulang tahun Korut pada pertengahan April lalu.

Sumber: Antara/AFP

0 komentar:

Posting Komentar